Materi akidah akhlak bagian 3

 MATERI 3

KELAS 9

BAB VI

MENGHINDARI PERILAKU MENYIMPANG

DALAM PERGAULAN REMAJA



A.     
PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI REMAJA

Masa remaja adalah masa transisi antara usia kanak-kanak dengan usia  dewasa. Seorang Psycholog asal Perancis, bernama Alfred Binet, dalam buku “Psikologi Keagamaan” karangan Zakiyah Daradjat tahun 1977, mengemukakan bahwa kemampuan untuk mengerti halhal yang abstrak baru sempurna ketika seseorang berumur lebih kurang 12 tahun. Kesanggupan untuk mengambil kesimpulan yang abstrak dari fakta yang ada kira-kira mulai umur 14 tahun. Karena itu pada usia 14 tahun ke atas remaja sering kali menolak hal yang menurutnya kurang masuk akal, dan kadangkala menyebabkan mereka menolak apa yang dulu diterimanya (Daradjat, 1977: 111). Jadi usia remaja antara 17 tahun sampai dengan 21 tahun.

Ciriciri remaja pada umumnya sebagai berikut:

1. Suka membantah/ menentang/ menolak/ berontak

2. Suka berangan-angan (berimajinasi)

3. Cenderung pendapatnya merasa benar

4. Rasa ingin tahunya besar

5. Banyak kemauannya

6. Suka diperhatikan dan diakui perannya

7. Masa mencari jati diri

8. Selalu ingin dituruti keinginannya

9. Suka menggebu-gebu (kurang hati-hati)

10. Cenderung sulit diatur

11. Suka mengritik

12. Biasanya berpikir spontan

13. Penuh semangat

14. Kepribadiannya agak unik (ada-ada saja)

B. ADAB PERGAULAN REMAJA MENURUT ISLAM

Adab pergaulan remaja menurut Islam setidaknya meliputi hal-hal sebagai berikut:

1. Menjaga sopan dan santun

Meskipun sesama remaja, dalam pergaulan tetap menjaga sopan dan satun dalam bertindak dan bertutur kata. Sikap ini cermin mau menghargai teman sesame remaja meskipun kadang berbeda pendapat. Walaupun dengan gaya ala remaja sikap sopan santun dan santun harus dijaga.

2. Mengerti dan memahami

Sikap mengerti dan memahami perlu dibiasakan dalam pergaulan remaja. Remaja yang mau mengerti dan memahami teman sesama remaja akan terjalin persahabatan lebih lama dan harmonis sampai kapanpun. Bahkan sudah berpisahpun tetap terkenang rasa pengertian dan pemahaman di masa lampau yang sulit dilupakan begitu saja. Tentu saja mengerti dan memahami dalam kebaikan.

3. Mengajak ke arah kebaikan

Mengajak ke arah kebaikan ini terutama mangajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Selain itu mengajak beramal shalih sesuai kapasitasnya sebagai seorang remaja. Remaja yang baik tidak pernah lelah mengajak teman-temannya ke jalan kebaikan menuju ridha Allah Swt.

4. Lapang dada dan suka membantu

Pergaulan remaja yang penuh warna dan liku-liku dalam bentuk gaya dan model yang beraneka ragam sangat berpotensi memancing suatu permalahan bari di kalangan remaja itu sendiri. Oleh karena itu perlu adanya sikap lapang dada dan suka membantu sesama remaja. Jika terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan diterima dengan lapang dada (ikhlas) begitu pula jika ada yang perlu bantuan harus dibantu untuk memecahkan masalah dan mungkin bantuan dalam bentuk

yang lain dalam kapasitas sebagai remaja.

5. Berlaku jujur dan adil

Berlaku jujur dan adil sangat penting dalam pergaulan remaja. Sifat bohong akan mendatangkan masalah dan merugikan teman. Begitu pula pilih kasih terhadap teman juga akan merugikan orang lain. Remaja yang jujur pikirannya akan tenang dan jernih dan remaja yang adil sikapnya akan terarah tanpa ada sesuatu yang ditutup-tutupi. Alangkah bahagianya menjadi remaja yang jujur dan adil.

6. Berlomba-lomba mencari ilmu

Maksudnya mampu menghidupkan semangat remaja dalam mencari ilmu terutama ilmu agama. Dari sini dapat saling mengisi satu sama lain tentang keilmuan di bidang tertentu. Dan berpeluang meraih prestasi bagi remaja bahkan dapat mendatangkan rezeki bagi remaja.

MATERI 3

KELAS 8

C. HIKMAH KETELADANAN RASUL ULUL AZMI

Para rasul “Ulul Azmi”, di samping memiliki kesabaran yang tinggi, senantiasa bermohon kepada Allah agar tidak menurunkan azab kepada kaumnya, dan senantiasa mendo’akan agar kiranya Allah Swt. memberi hidayah dan petunjuk kepada kaumnya. Sifat-sifat utama yang dapat kita teladani dari para  rasul Ulul Azmi antara lain:

1. Sabar

2. Ikhlas

3. Ikhtiar

4. Tawakal

5. Teguh pendirian

 

Hikmah beriman kepada rasul Ulul Azmi dalam kehidupan, antara lain sebagai berikut:

1.        Bertambah iman kepada Allah Swt. dengan mengetahui bahwa rasul itu benar-benar manusia pilihan-Nya.

2.        Sabar dan tabah dalam melaksanakan perintah Allah Swt. dan rasul-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.

3.        Bersyukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang diberikan-Nya

4.        Ikhlas menerima segala ujian dan cobaan yang kita alami

5.        Mempercayai tugas-tugas yang dibawanya untuk disampaikan kepada umatnya.

6.        Lebih mencintai, menghormati, dan mengagungkan rasul atas perjuangannya dalam  menyampaikan agama Allah Swt. kepada umatnya. 

7.        Memperoleh teladan yang baik untuk menjalani hidup.

8. Akan selamat di dunia dan di akhirat dengan bimbingan yang diberikan rasul.



MATERI 3

KELAS 7

C. PERILAKU ORANG YANG MENGAMALKAN 10 ASMA’UL HUSNA

 

1. Al-‘Aziiz (‘Azza) yang artinya Maha Perkasa

a. Tunduk dan patuh terhadap ketentuan Allah Swt. Yang  berlaku atas  dirinya.

b. Rela menerima ketentuan Allah Swt. Dengan ketulusan  hati.

c. Tidak menggerutu/mengeluh.

d. Tidak menyesali nasib diri sendiri.

e. Memiliki cita-cita yang tinggi dan yakin dapat meraih cita-cita tersebut.

 

2. Al-Bashiith artinya Maha Melapangkan rizki, nikmat dan rahmat

a. Bersikap qanaah terhadap nasib dirinya sendiri.

b. Membantu tetangga atau orang lain yang kesusahan.

c. Tidak mengangan-angan anugerah Allah yang diberikan kepada orang lain.

d. Selalu berserah diri kepada Allah Swt. Dalam keadaan senang maupun   susah

e. Senantiasa menyadari bahwa Allah-lah yang mengatur rezeki manusia.

 

3. Al-Ghaniyy artinya Maha Kaya

a. Merasa cukup  dan penuh kesyukuran terhadap segala karunia Allah Swt.

b. Menghindarkan sifat rakus terhadap urusan duniawi

c. Memanfaatkan karunia Allah Swt. untuk semakin taat kepada Allah Swt.

d. Senang berbagi terhadap sesame yang membutuhkan

 

4. Ar- Ra’uuf  artinya maha Pengasih

a. Saling kasih mengasihi antar sesama makhluk Allah Swt

b. Pandai- pandai mensyukuri nikmat dan karunia Allah yang diterima dengan cara memanfaatkan nikmat tersebut sesuai petunjuk Islam.

c. Selalu menjalani hubungan silaturrahim dengan keluarga dan 115muslim.

d. Tidak mencurahkan kasih sayang kepada musuh-musuh Allah.

e. Tidak saling iri hati.

 

5. Al-Barr artinya Maha Baik

a. Gemar mendermawankan sebagian harta yang dimiliki

b. Untuk menyantuni kaum    duafa ( fakir, miskin, anak yatim, maupun janda)

c. Berbuat baik kepada kedua orang tua.

d. Memberikan apa yang dapat diberikan guna berbagai rasa kepada orang lain.

e. Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. 

Komentar

  1. Nama:Siti Amira Syifa Maulida
    Kelas: 9a

    BalasHapus
  2. Nama: siti salma Ramadhani
    Kelas: 9a

    BalasHapus
  3. Nama :Nenden Sri Rizkia
    Kelas :7b

    BalasHapus
  4. Nama:Maulidina azzahra
    Kelas:7a

    BalasHapus
  5. Nama:Arti Bintang Lestari
    Kelas :9A

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Nama : Intan Apriyani
    Kelas : 8A

    BalasHapus
  8. Nama : Resa Puspitasari
    Kelas : 8A

    BalasHapus
  9. Nama: rhayna nazma ardlia
    Kelas :7b

    BalasHapus
  10. Nama: Rahima desliana N.
    Kelas: 7B

    BalasHapus
  11. Nama: siti alia sonia ruslan
    Kelas:7a

    BalasHapus
  12. Nama: siti alia sonia ruslan
    Kelas:7a

    BalasHapus
  13. Nama : Annisa Aulia
    Kelas : 9A

    BalasHapus
  14. Nama : Davina Dwi Ramadhani
    Kelas : 7A

    BalasHapus
  15. Nama:ina handayani saadah
    Kelas:7B

    BalasHapus

Posting Komentar