Materi Akidah Bagian 2
BAGIAN 2
MATERI
KELAS 9
A. MACAM-MACAM
TAKDIR
Takdir
adalah peraduan/ gabungan antara qadha’ dan qadar. Takdir merupakan ketetapan dan
keputusan Allah Swt. terhadap manusia atau makhluk Allah Swt. lainnya sesuai
kadar atau ukurannya masing-masing.
Segala peristiwa yang terjadi di alam semesta
ini yang sudah diputuskan oleh Allah Swt. tidak bisa diprotes atau ditolak
siapapun. Mungkin seseorang sudah berusaha semaksimal
mungkin untuk mendapatkan sesuatu yang
diharapkan, tetapi jika Allah Swt.
menentukan lain maka ia harus menyadari bahwa
Allah Swt. memberi takdirnya.
Macam-macam takdir
ada 2 (dua), antara lain:
1.
Takdir Mubram, yaitu yang tidak dapat dibantah dan di tawar-tawar
oleh manusia. Takdir mubram sifatnya paten (sudah baku) sehingga manusia
tinggal menunggu
dan menjalankan saat takdir itu datang. Contoh:
kematian, dan ciptaan-ciptaan Allah Swt.
lainnya seperti ada manusia yang dilahirkan dengan kulit sawo matang sedangkan ibu dan bapaknya kulit putih, berhidung pesek,
bermata sipit, dan lain sebagainya. Semua itu tidak dapat dibantah dan
ditawar-tawar oleh manusia.
2.
Takdir Mua’llaq, yaitu takdir yang masih dapat diusahakan oleh
manusia. Takdir mu’allaq sifatnya fleksibel (belum baku alias masih dapat diusahakan) sehingga
manusia dapat merubah takdir (nasib)nya. Contoh: Rafi yang bercitacita ingin menjadi dosen bahasa
Arab, maka untuk mencapai cita-citanya itu ia belajar dengan tekun serta
mendalami ilmu Bahasa Arab atau mengambil kuliah pada jurusan bahasa Arab. Akhirnya
Rafi tersebut berhasil menjadi seorang dosen Bahasa Arab di sebuah
Perguruan Tinggi.
B.
PERILAKU BERIMAN KEPADA QADHA DAN QADAR
1. Berusaha
bersungguh-sungguh untuk mencapai keberhasilan (Ikhtiar).
2. Menyerahkan
segala persoalan kepada Allah Swt.
(Tawakal).
3. Selalu
bertemia kasih kepada Allah Swt (Syukur).
4. Melaksanakan
perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-Nya (Takwa).
5. Rela
atau menerima pemberian Allah Swt. (Qanaah).
6. Tahan
godaan (Sabar)
MATERI KELAS 8
C. HIKMAH KETELADANAN RASUL
ULUL AZMI
Para rasul “Ulul
Azmi”, di samping memiliki kesabaran yang tinggi, senantiasa bermohon
kepada Allah agar tidak menurunkan azab kepada kaumnya, dan senantiasa mendo’akan
agar kiranya Allah Swt. memberi hidayah dan petunjuk kepada kaumnya. Sifat-sifat
utama yang dapat kita teladani dari para
rasul Ulul Azmi antara lain:
1. Sabar
2. Ikhlas
3. Ikhtiar
4. Tawakal
5. Teguh
pendirian
Hikmah beriman kepada
rasul Ulul Azmi dalam kehidupan, antara lain sebagai berikut:
1.
Bertambah iman kepada Allah Swt. dengan mengetahui bahwa rasul itu
benar-benar manusia pilihan-Nya.
2.
Sabar dan tabah dalam melaksanakan perintah Allah Swt. dan
rasul-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.
3.
Bersyukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang diberikan-Nya
4.
Ikhlas menerima segala ujian dan cobaan yang kita alami
5.
Mempercayai tugas-tugas yang dibawanya untuk disampaikan kepada
umatnya.
6.
Lebih mencintai, menghormati, dan mengagungkan rasul atas
perjuangannya dalam menyampaikan agama Allah Swt. kepada umatnya. Memperoleh teladan yang baik untuk menjalani
hidup. Akan selamat di dunia dan di akhirat dengan bimbingan yang diberikan
rasul.
MATERI
KELAS 7
2. Al-BASITH
artinya Maha Melapangkan rizki, nikmat dan rahmat
Allah
Swt disebut Al-Basith yang artinya Allah Maha Melapangkan Rezeki. Allah Swt dengan mudah
melapangkan rezeki kepada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya. Tidak jarang, bahkan terlalu sering Allah Swt memberikan rezeki lebih banyak dari pada apa
yang hamba-hamba-Nya butuhkan. Firman Allah dalam Q.S
Asy-Syuro:27 :
3. AL-GHANIYY artinya Maha Kaya
Allah
Swt. Zat yang Maha Kaya berate kekayaan-Nya tidak terbatas, tidak memerlukan apapun
dan siapapun, bahkan yang selain Dia sangat berhajat kepada-Nya. Apabila semua makhluk Allah Swt. yang Dia ciptakan, secara kompak
mentaati segala aturan dan perintah-Nya, tidak
akan menambah nilai dan jumlah kekayaan-Nya, Sebaliknya apabila semua makhlu ini segala aturan dan perintah-Nya tidak akan
mengurangi nilai dan martabat-Nya. Sebagaimana
Firman Allah Swt berikut :
Artinya : “Ketahuilah,
bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. Al-Baqarah : 267)
4. AR-RAUF artinya Maha Pengasih
Allah
Swt disebut Ar-Ra’uf yang berarti Allah
adalah Dzat Yang Maha Belas Kasihan. Dalam hal ini belas kasih yang terjadi
antara sesama manusia atau terhadap makhluk ciptaan Allah
Swt yang lain berbeda jauh dengan belas
kasih yang senantiasa diperlihatkan Allah Swt
kepada sesama ciptaan-Nya. Karena Allah Swt Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada seluruh makhluk-Nya tanpa
kecuali.Firman Allah Swt dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 143 :


Nama Irma Agustiani
BalasHapusKelas 9B
Nama: pia amelia
BalasHapusKelas: 8b
Nama:Nenden Sri rizkia
BalasHapusKelas :7b
Nama:Rifka Nasyifa
BalasHapusKls:7a
Nama:siti Melinda
BalasHapusKls:9b
Nama:fatma zahra kh
BalasHapusKelas:9b
Nama: Siti Amira Syifa Maulida
BalasHapusKelas: 9a
Firdania maulidina
BalasHapus9A
Nama: Nazmu azira
BalasHapusKls 9a
Nama: Nazmu azira
BalasHapusKls 9a
Nama:Neng Sarah
BalasHapusKls:9a
Suhada arsy ddiq
BalasHapusKelas: 9A
Nama : Melysa
BalasHapusKelas : 7B
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: Pahmi
BalasHapusKelas: 9B
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: Cahaya Mutiara
BalasHapusKelas : 7B
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama:Tiara Dewi
BalasHapusKelas:9B
Nama:Syakira putri puspita
BalasHapusKls:7a
Nama : Rahima D.N
BalasHapusKelas : 7B
Nama:Septy Putry
BalasHapusKelas:9B
Nama:Isma Maulida
BalasHapusKelas:8a
Nama:Zahroh awaliah
BalasHapusKelas:7A
Nama:Yuri nur Azizah
BalasHapusKelas:8a
Nama:Sabrina Supriadi
BalasHapusKelas:8a
Ai Rahmah
BalasHapusKls : 8a